Masa Penantian

Kapan sih lo merasa diri lo sedang enggak menanti sesuatu?
- Menanti kapan waktunya jam makan,
- Kapan waktunya buat bisa tidur nyenyak,
- Kapan waktunya bisa ketemu sama sahabat-sahabat lama lo,
- Kapan waktunya bisa ini dan itu,

Banyak kan kalau dipikir?
Ya mungkin gue salah satu manusia kebanyakan mikir hahaha tapi ya bikin ide ini gara-gara kurang dari 45 hari gue menuju ultah perak gue.
Kadang sih berdasarkan pengalaman sebelumnya, hal-hal yang ditunggu harus disesuaikan dengan tidak memiliki ekspektasi tinggi. Soalnya kadang terlalu tinggi harapan, kemyataan yang ada bahkan berbanding terbalik bahkan menyedihkan like my birthday this year. Pergumulan gue berbulan-bulan sebelumnya dijawab langsung pas ultah ke 24. Jeng!
Karena itu walau gue lagi menanti usia gue yang kurang dari 2 bulan lagi udah mau 25, mungkin harus lebih banyak refleksi diri lagi kayak sekarang dan menata kembali (cielah) otak gue kemana gue semestinya dan target-target di 2018 bisa berjalan dengan baik. Sebagai loyalis procrastinator (alias ngaret/mager/dkk) mungkin (bukan mungkin tapi kudu mesti wajib) pelan-pelan gue basmi. Mungkin dalam masa Penantian selain menuju Natal dan Tahun Baru 2018, hal ini bisa jadi ancang-ancang yang mungkin juga buka pikiran temen-temen yang baca (emang ada ?!) ya intinya sih harus punya kesadaran bahwa lo lagi menunggu sesuatu hal entah impian, target, cita-cita, dan harus dijalankan dengan niat plus jangan lupa doa.
Quote dari Leia Organa di episode Star Wars : The Last Jedi favorit gue intinya apapun yang kita butuhkan selalu terjadi, maka harapan itu selalu ada. Kayaknya sih gitu quotenya. Cuma nonton sekali jadi kagak inget-inget banget 😆

Komentar

Postingan Populer