Tapal Batas
Tujuh bulan telah terlewati dengan lancarnya
Tanpa ada hasil yang terlihat rasanya
Tiada kemajuan yang kukira menggelora dengan jaya
Apa aku yang kurang rasa bersyukurnya ?
Tanggung jawab, teman, pengalaman semua baru adanya
Tak ku rasa akan melewati lebih dari setengah tahun untuk mengalaminya
Hal-hal yang memang sangat baru dibanding tahun sebelumnya
Namun ada juga yang tak pernah hilang rupanya
Bahwa aku masih merasa kurang rasa bersyukurnya
Entah apa yang sedang kurasa sekarang sepertinya
Aku pun tak tahu kenapa aku berpikir dan seakan mati perlahan jiwanya
Ruang-ruang dalam hati dan pikiran seakan makin abu-abu warnanya
Tapi apa sudah ada warna sebelumnya?
Tentu ada ku yakin dan percaya
Lebih dari tiga rasa berbeda sempat menguap dan memberi cahaya
Seakan sekarang perlahan sudah lumpuh dan tak bernyawa
Harus bagaimana lagi ku mengisi kosongnya hati dan jiwa?
Perlahan satu demi satu pejuang dengan identitas yang sama
Telah tuntas menyelesaikan tugasnya dengan seksama
Sementara aku disini masih berkutat dan penuh tanya
Ada apa dengan diriku ini sebenarnya?
Hambatan dan rintangan baru seakan sudah menunjukkan bentuknya
Terkadang ku tak ingin goyah dan terus berjuang menyelesaikannya
Tapi memang jiwa ini ternyata juga lelah
Meyakinkan tanpa ada pendamping setia yang membuat jiwa ini cerah
Tanpa ada hasil yang terlihat rasanya
Tiada kemajuan yang kukira menggelora dengan jaya
Apa aku yang kurang rasa bersyukurnya ?
Tanggung jawab, teman, pengalaman semua baru adanya
Tak ku rasa akan melewati lebih dari setengah tahun untuk mengalaminya
Hal-hal yang memang sangat baru dibanding tahun sebelumnya
Namun ada juga yang tak pernah hilang rupanya
Bahwa aku masih merasa kurang rasa bersyukurnya
Entah apa yang sedang kurasa sekarang sepertinya
Aku pun tak tahu kenapa aku berpikir dan seakan mati perlahan jiwanya
Ruang-ruang dalam hati dan pikiran seakan makin abu-abu warnanya
Tapi apa sudah ada warna sebelumnya?
Tentu ada ku yakin dan percaya
Lebih dari tiga rasa berbeda sempat menguap dan memberi cahaya
Seakan sekarang perlahan sudah lumpuh dan tak bernyawa
Harus bagaimana lagi ku mengisi kosongnya hati dan jiwa?
Perlahan satu demi satu pejuang dengan identitas yang sama
Telah tuntas menyelesaikan tugasnya dengan seksama
Sementara aku disini masih berkutat dan penuh tanya
Ada apa dengan diriku ini sebenarnya?
Hambatan dan rintangan baru seakan sudah menunjukkan bentuknya
Terkadang ku tak ingin goyah dan terus berjuang menyelesaikannya
Tapi memang jiwa ini ternyata juga lelah
Meyakinkan tanpa ada pendamping setia yang membuat jiwa ini cerah
Komentar
Posting Komentar